Urai Kemacetan Horor Puncak, Pemkab Bogor Serius Kaji Pembangunan Kereta Gantung

Pemerintah 24 Aug 2026 04:57 2 min read 39 views By Redaksi

Share berita ini

Urai Kemacetan Horor Puncak, Pemkab Bogor Serius Kaji Pembangunan Kereta Gantung
Wacana Kereta Gantung di Kawasan Puncak Bogor: Uji Kelayakan Menuju Solusi Permanen.

BOGOR RESPONS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memutar otak untuk mengurai benang kusut kemacetan kronis di kawasan wisata Puncak.

 

Di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemkab Bogor kini tengah menelaah opsi transportasi massal berbasis kabel atau kereta gantung (cable car) sebagai solusi jangka panjang mobilitas masyarakat dan wisatawan.

 

Langkah ini melengkapi wacana pengembangan transportasi ramah lingkungan berbasis bus listrik yang sebelumnya telah digulirkan.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengungkapkan bahwa opsi kereta gantung diproyeksikan menjadi sarana transportasi alternatif guna memecah kepadatan arus lalu lintas kendaraan pribadi yang kerap melumpuhkan jalur utama Puncak.

 

"Rencana pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak merupakan salah satu alternatif pengembangan transportasi untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi tekanan lalu lintas di jalur Puncak," ujar Ajat saat memberikan keterangan resmi.

 

Menurut Ajat, rute atau trase kereta gantung nantinya diarahkan untuk menghubungkan berbagai titik strategis dan destinasi wisata prioritas. Skema ini diharapkan mampu mengubah pola mobilitas pengunjung agar tidak lagi bergantung penuh pada kendaraan roda dua maupun roda empat.

 

Selain menjadi pengurai kemacetan, proyek ini juga ditargetkan membawa dampak ganda (multiplier effect) terhadap perekonomian warga lokal, termasuk memicu pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta destinasi wisata di sekitarnya.

 

Kendati menjanjikan, Pemkab Bogor menegaskan bahwa rencana megaproyek ini masih berada dalam tahap kajian mendalam. Pihaknya tidak ingin terburu-buru dan berkomitmen memastikan seluruh regulasi serta aspek teknis terpenuhi secara matang sebelum memasuki tahap eksekusi.

 

"Rencana ini masih memerlukan kajian komprehensif, baik dari sisi teknis, keselamatan, lingkungan, tata ruang, kebutuhan lahan, integrasi moda transportasi maupun kelayakan investasinya," tegas Ajat.

 

Kajian menyeluruh tersebut mencakup kepastian kelayakan trase, kapasitas angkut harian, analisis dampak lingkungan (AMDAL), kesesuaian Tata Ruang Wilayah (RTRW), hingga mekanisme integrasi dengan moda transportasi darat lainnya.

 

Pemkab Bogor berharap penataan transportasi di Puncak dapat terwujud secara terintegrasi, aman, dan berkelanjutan demi kenyamanan publik.

PT Bogor Respons Milenial

Recent Articles

Popular Articles