Pemkab Bogor Usulkan Kenaikan Insentif Guru Ngaji Jadi Rp1 Juta, PCNU dan Ulama Beri Apresiasi

Pemerintah 24 Aug 2026 04:50 2 min read 53 views By Redaksi

Share berita ini

Pemkab Bogor Usulkan Kenaikan Insentif Guru Ngaji Jadi Rp1 Juta, PCNU dan Ulama Beri Apresiasi
Pemerintah Kabupaten Bogor Naikkan Gaji Insentif Guru Ngaji, Ulama Beri Apresiasi Setinggi-Tingginya!!.

BOGOR RESPONS – Kabar baik menghampiri para pendidik keagamaan di Kabupaten Bogor khusus pengajar ngaji. 

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana menaikkan insentif bagi para guru ngaji non-PNS yang mengajar di sekolah nonformal.

 

Kebijakan ini digagas langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dan dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026.

 

Melalui rencana ini, insentif yang sebelumnya bernilai Rp700 ribu per orang per tahun disetujui untuk meningkat menjadi Rp1 juta per orang per tahun.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa kesejahteraan pengajar agama di tingkat lokal menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini.

 

"Yang menjadi prioritas kita adalah bagaimana kita memberikan insentif terhadap guru ngaji. Kita akan berikan kenaikan nanti di APBD Perubahan 2026 dari yang semula Rp700 ribu per orang per tahunnya menjadi Rp1 juta per orang per tahunnya," jelas Ajat.

 

Untuk merealisasikan program ini, Pemkab Bogor menyiapkan total anggaran hibah sekitar Rp8,4 miliar yang akan didistribusikan kepada 8.400 penerima manfaat.

 

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, menyebutkan bahwa seluruh data penerima berada di bawah koordinasi Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor.

 

Langkah nyata Pemkab Bogor tersebut menuai apresiasi tinggi dari berbagai tokoh keagamaan.

 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, Gus Abdul Somad, menilai kenaikan insentif ini sangat berdampak positif, terutama bagi para pengajar di kawasan terpencil.

 

"Ini sangat membantu para guru-guru ngaji di pelosok dalam memenuhi kebutuhannya," tutur Gus Somad pada Sabtu (22/8/2026). 

 

Menurutnya, sebagian besar guru ngaji mengabdi dengan kondisi ekonomi yang tergolong sederhana, sehingga perhatian dari pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan moral dan material yang berarti.

 

Dukungan serupa datang dari Ustad Heri Alkhusaeri. Ia menganggap kenaikan insentif ini sebagai wujud penghargaan Pemkab Bogor atas dedikasi para pendidik yang tanpa lelah membimbing moral masyarakat.

 

"Alhamdulillah, semoga Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Pak Rudy Susmanto selalu diberikan keberkahan," ungkap Ustad Heri.

 

Melalui penguatan anggaran keagamaan ini, Pemkab Bogor berharap dapat terus mendorong semangat para guru ngaji dalam memberikan pendidikan karakter dan keagamaan yang solid bagi masyarakat hingga ke tingkat desa terluar.

PT Bogor Respons Milenial

Recent Articles

Popular Articles