Momen Memperingati HAN ke-42, Bupati Bogor Optimistis Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Anak-Anak Kreatif

Nasional 08 Aug 2026 16:59 3 min read 48 views By Redaksi

Share berita ini

Momen Memperingati HAN ke-42, Bupati Bogor Optimistis Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Anak-Anak Kreatif
Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Pemkab Bogor Dorong Generasi Muda Tumbuh Kreatif, Berprestasi, dan Berkarakter.

BOGOR RESPONS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan bahwa anak-anak merupakan generasi penerus sekaligus cerminan masa depan bangsa Indonesia. 

 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Jumat (7/8/2026).

 

Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap beragam bakat dan kreativitas yang ditunjukkan anak-anak Kabupaten Bogor selama rangkaian peringatan HAN ke-42. Menurutnya, kreativitas dan keberanian generasi muda menjadi modal krusial dalam melanjutkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

 

"Saat kita melihat anak-anak punya kreativitas dan semangat, maka masa depan bangsa Indonesia bisa kita lihat hari ini," ujar Rudy Susmanto.

 

Ia juga menekankan pentingnya pembekalan pendidikan, penguatan karakter, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Memasuki momentum bulan kemerdekaan, Bupati mengimbau peran aktif keluarga dan pihak sekolah untuk mengenalkan nilai sejarah serta perjuangan pahlawan kepada anak-anak.

 

"Di rumah maupun di sekolah, mari kita ajarkan kepada anak-anak bagaimana memaknai hari kemerdekaan ini. Kita rayakan bersama sekaligus mengenang jasa pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini, menyebutkan bahwa seluruh rangkaian peringatan HAN ke-42 merupakan bentuk komitmen konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menuju Kabupaten Layak Anak (KLA).

 

Rangkaian peringatan HAN telah berlangsung sejak 23 Juli 2026 melalui berbagai agenda edukatif di sekolah, lembaga pemerintah, hingga sektor swasta. Salah satu program unggulannya adalah Go to School yang mengusung materi pencegahan perundungan (anti-bullying), pencegahan kekerasan, serta peningkatan rasa percaya diri anak.

 

Selain itu, sekolah dan fasilitas publik juga didorong menggelar aktivitas ramah anak seperti perlombaan mewarnai dan permainan tradisional.

 

"Sejak tahun lalu kami terus mendorong sekolah-sekolah untuk menghadirkan permainan tradisional. Langkah ini penting agar anak-anak memiliki ruang bermain dan belajar, sekaligus mengenal warisan budaya lokal," kata Sussy.

 

Puncak acara HAN ke-42 dimeriahkan dengan Festival Anak yang digagas Forum Anak Kabupaten Bogor. Beragam unjuk kebolehan disajikan, mulai dari mendongeng, pembuatan konten video, podcast, melukis, menari, hingga menyanyi. Pada ajang ini, sebanyak sembilan anak berprestasi menerima penghargaan atas karya dan kontribusi mereka.

 

Sussy menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian potensi, tetapi juga panggung bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan suara mereka terkait penenuhan hak anak. 

 

"Keberhasilan pembangunan anak membutuhkan kolaborasi lintas sektor pemerintah, sekolah, keluarga, hingga dunia usaha. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Bogor," pungkas Sussy.

PT Bogor Respons Milenial

Recent Articles

Popular Articles